Bismillah.
Hari ini 31 Desember 2012. Meski bukan berarti saya merayakan tahun baru, namun sungguh saya kira tidak ada salahnya menjadikan akhir tahun, entah Masehi maupun Hijriah, sebagai satu "checkpoint" dalam hidup kita.
Sering kali saya, atau mungkin juga kita, selalu berencana, bersemangat membuat resolusi, bahwa di ujung tahun ini, kita akan menutup segalanya, segala yang baik ditutup dengan harapan akan lebih baik, yang buruk ditutup dengan rencana esok, tahun mendatang lebih baik.
Namun sering kali resolusi itu kandas, di tiga perempat tahun, setengahnya, seperempat tahunnya, atau malah di ujung bulan pertama tahun yang baru.
Kira-kira, sejak kita memiliki kesadaran yang utuh tentang hakikat usia, mungkin sekitar usia 14 atau 15 tahun kita sudah mulai menyadari makna waktu, dan usia.
Maka jika saat ini saya berusia 19 tahun, saya pernah memikirkan sebuah resolusi diri diujung tahun sebanyak empat atau lima kali. Lalu apakah resolusi itu berjalan mulus, terlaksana?
sayangnya.. saya harus kecewa, bahwa resolusi itu ternyata sering kali lenyap, luntur, hanya tinggal catatan-catatan yang memuatnya.
